Senin, 12 Februari 2018

Bukit Bangkirai Kalimantan Timur


Bukit Bangkirai ini terletak di kecamatan Samboja kabupaten Kutai Kartanegara yang memiliki hutan hujan tropis yang masih sangat alami. Dengan luas sekitar 1.500 hektar ini memiliki pemandangan yang tidak biasa, pohon-pohon yang tumbuh di hutan ini kebanyakan adalah pohon Bengkirai yang memiliki ketinggian mencapai 40 hingga 50 meter dan berdiameter 2,3 meter dan sudah hidup lebih dari 150 tahun.



Pada saat saya menuju ke Canopy Brigde menempuh jarak 500 meter saya sempat takut karena hutannya itu benerbener seperti hutan yang ada di film-film tersengar suara hewan-hewan hutan seperti jangkrik atau hewan lainnya.  Saya takut kalau tiba-tiba ada hewan buas datang seperti ular atau macan hehe tapi dipastikan aman kok tempat ini. Saya juga sempat mendengar suara burung yang sangat asing saya dengar ternyata suara yang saya dengar itu adalah burung enggang yang melintas di atas kami. Sangat menakjubkan sekali saya bisa melihat langsung burung enggang yang sedang terbang dengan kawanan enggang lainnya, yang saya biasanya melihat burung ini di dalam kandang. Tempat ini sangat mengedukasikan karena banyak informasi-informasi mengenai tumbuh-tumbuhannya dan hewan yang ada di hutan ini.


Untuk bisa berada diatas Canopy Bridge ini, anda harus melewati beberapa track menyusuri tumpukan anak tangga yang cukup mendaki. Dari atas Canopy Bridge anda bisa menikmati panorama hutan dan mengamati formasi tajuk tegakan yang membentuk stratum sambung menyambung dan juga menjadi salah satu ciri khas hutan hujan tropis. Awalnya pada saat saya menaiki tangga menuju keatas canopy bridge ini saya deg-degan karena sangat tinggi trus semakin tinggi semakin angin berhembus kencang. Namun, semakin lama saya berada di atas canopy bridge ini, saya melupakan ketakutan dan akan beralih pada decak kagum yang luar biasa oleh keindahan alam sekitar. Keindahan Alam Borneo, keindahan hutan Kalimantan yang menjadi salah satu paru-paru dunia. Anda wajib menenteng kamera untuk mengabadikan semuanya, panorama hutan hujan tropis Kalimantana dari atas Canopy Bridge.


Kampung Warna Warni Teluk Seribu Balikpapan



Kampung Warna Warni Teluk Seribu ini terletak di Jalan Persatuan RT 3 Kelurahan Manggar Baru Kecamatan Balikpapan Timur Kota Balikpapan Kalimantan Timur. Objek wisata ini berupa rumah warna warni yang berlokasi di pemukiman nelayan. Selain rumah yang di cat warna warni ada juga spot untuk selfi-selfi di sebuah tembok sepanjang kurang lebih 100 meter yang penuh gambar 3 dimensi. Semua gambar di tembok ini sangatlah unik-unik dan menarik untuk selfi.




Teluk Seribu adalah nama kawasan alam di sekitaran hulu Sungai Manggar. Kata Teluk Seribu diangkat sebagai nama untuk menunjukkan ada destinasi wisata di Balikpapan, Kalimantan Timur. Destinasi ini menyajikan bentang alam hutan mangrove beserta habitatnya yang ada di sepanjang Sungai Manggar seperti monyet dan bekantan yang bisa anda jumpai di sore hari menjelang magrib.






Minggu, 11 Februari 2018

Mangrove Center Graha Indah Balikpapan

Di Mangrove Centre Kariangau kita bisa menyewa perahu klotok untuk berkeliling menyusuri sungai Somber selama 1 jam bolak-balik dan tentunya ditemani oleh tour guide.


Untuk menyewa perahu dihargai sekitar 300rb per perahu bisa di isi sampai 10 orang. Selama menyusuri sungai dengan klotok kita bisa melihat Bekantan yang lagi cari makan.


Jumlahnya cukup banyak, terutama saat menjelang sore banyak tampak keluarga bekantan yang keluar mencari makan di pucuk pohon Mangrove yang menjulang. Berasa lagi di pedalaman kalimantan kalau nyusur sungai gini, kanan kiri rimbun hutan mangrove, kalau mesin klotoknya dimatikan cuma kedengaran suara alam, burung berkicau dan suara bekantan, terasa banget lah suasana di hutannya.




WISATA SUSUR SUNGAI MAHAKAM SAMARINDA

Berwisata menyusuri Sungai Mahakam menyaksikan Pesona Makaham dari sisi yang berbeda. Yang biasanya nih orang-orang Samarinda menyaksikan pesona sungai mahakan dengan bersantai-santai di tepian nya sekarang sudah ada kapal khusus untuk berwisata menyusuri Sungai Mahakam. Kalau anda berminat untuk berwisata menyusuri Sungai Mahakam anda bisa datang ke Dermaga Wisata di depan kantor Gubernur.
Trip Wisata :
1. Wisata Samarendah
2. Wisata Kampung Tenun
3. Wisata Sejarah Religi Kutai Lama
4. Wisata Rekreasi Pulau Kumala
5. Wisata Ekologi Pesut Mahakam
Bisa juga Trip melewati 3 Jembatan yaitu Jembatan Mahkota 2, Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahulu. Saya Startnya dari jam 3 Siang. Saya pikir bakalan cepat tripnya jika dari Jembatan Mahkota 2 sampai ke Jembatan Mahulu dan balik lagi ke Dermaga. Jadi kapalnya itu berjalan dengan santai membuat kita sangat bisa menikmati pemandangan indah kota tepian dari tengah Sungai Mahakam. Sambil menikmati perjalanan susur Sungai Mahakam pasti dong kita jepret-jepret manjah dengan view yang berbeda dari tengah Sungai Mahakam yang tentunya keren banget.







Info & Reservasi :
Fanspage = Pesut Etam - Kapal Wisata
IG            = @pesutetam_kapalwisata

Kamis, 09 Juni 2016

My Experience in Kuala Lumpur - Hatyai Thailand

Perjalanan saya di mulai dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman menuju Bandara KLIA2 Kuala Lumpur. Sesampainya di Kuala Lumpur pada pukul 14.30 waktu kuala lumpur. Bandara KLIA2 ini adalah bandara baru yang super luas wilayahnya. Bandara yang seperti mall ini sangat mengagumkan sekali bagaimana tidak karena kita bisa berjalan-jalan pada saat menunggu pesawat dan tentu tidak membosankan. Semua kebutuhan ada di Bandara ini jadi anda tidak perlu cemas untuk mencari sesuatu disini.






Keluar dari Bandara kami langsung mencari bus untuk menuju KL Sentral. Sekitar 1 jam perjalanan kami dari bandara KLIA2 menuju KL Sentral. Sesampainya di KL Sentral kami langsung menuju ke Money Changer untuk menukarkan uang kami ke mata uang Ringgit. Dari Rupiah ke Ringgit , 1 Ringgitnya mencapai sekitar Rp. 3000,- . Setelah kami menukar uang kami mengisi perut di salah satu tempat makan di KL Sentral. Saya makan Ayam Penyet dengan harga RM.10 sekitar Rp.30.000,- .



Setelah makan kami menuju stasiun kereta api yang ada di KL Sentral. Tujuan kami adalah Pasar Seni. Di pasar seni kami mencari tempat istirahat dan berjalan-jalan mengelilingi China Town. 




Sekitar pukul 10.00 kami menunggu bus di sebuah halte di pasar seni untuk menuju Hatyai Thailand Selatan. Perjalanan dari Kuala Lumpur Menuju Hatyai Thailand memerlukan waktu sekitar 7 jam perjalanan.



Sekitar pukul 05.00 kami sampai di perbatasan Malaysia dan Thailand, untuk keluar dari Malaysia Passport kami diperiksa 1 per 1. antriannya sangat panjang sampai pegel kaki saya. Selanjutnya sekitar 10 menit melanjutkan perjalanan kami sampai di Thailand . Untuk memasuki Thailand passport kami juga di periksa kembali. Tidak membutuhkan waktu yang lama kami langsung memasuki Negara Thailand. ini pertama kalinya saya memasuki Negara yang ingin saya kunjungi sejak saya sekolah. Pasalnya saya fans banget dengan Mario Maurer dan berkeinginan ke Thailand dan berharap bertemu langsung dengan artis tersebut hehe tapi itu tidak mungkin hahaha..



Oke kami lanjutkan perjalanan dari keimigrasian Thailand menuju ke Hatyai memerlukan waktu 1 setengah jam. Kami melewati Pedesaan yang hampir mirip dengan di Indonesia. Sampai di Hatyai sekitar pukul 08.00 pagi. Kami di jemput oleh tourguide dari Thailand yang memandu kami selama 3hari di Thailand. Pemandu tersebut bisa berbahasa Inggris jadi kami berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris meskipun bahasa Inggris saya tidak fasih haha.. Kami memanggil pemandu tersebut dengan panggilan Uncle. 

Kami di arahkan ke tempat penginapan yang bernama apartement guest house sekitar pukul 09.00 kami check in. Uncle menjelaskan route perjalanan kami selama di Hatyai. Setelah itu kami di persilahkan istirahat di kamar masing-masing. 



Sekitar pukul 03.00 kami berjalan-jalan ke Lee Garden Plaza Hotel. Mata uang Thailand adalah Bath. 1 Bathnya adalah sekitar Rp.300,- Jadi harga-harga yang ada di Thailand hampir sama dengan di Indonesia.




Setelah puas di Lee Garden Plaza Hotel kami berjalan lagi menuju Kimyoung Market. Disini menjual banyak kebutuhan, seperti buah-buahan, sayuran, makanan hingga pakaian. Harganya relative murah.




Sekitar pukul 05.00 kami lanjutkan perjalanan menuju Floating Market yang terkenal di Hatyai yang menjual berbagai makanan hingga pakaian yang terbilang cukup murah. kami berkeliling mencari oleh-oleh untuk keluarga kami di Indonesia, saya mencari pakaian dan mencicipi makanan khas Thailand. Rata-Rata penjualnya bisa berbahasa Melayu dan Inggris. Saya kesusahan jika diajak berbicara Bahasa Thailand karena saya susah faham haaha.. Kami di Floating market ini hingga malam , Nah disini juga ada yang jual seperti Ulat-Ulat dengan jangkrik goreng Lohh dan ada juga yang menjual makanan extreme lainnya.











Setelah puas kami bergegas pulang menuju tempat penginapan kami. keesokan harinya kami bersama Uncle berangkat pagi-pagi karena banyak yang kami kunjungi. Kami sarapan ditempat makan yang menjual berbagai makanan halal, penjualnya orang melayu yang beragama muslim.




Tempat pertama kami singgahi adalah patung naga yang mengeluarkan air dari mulut, hampir sama dengan yang ada di singapura . Kami memasuki daerah Songkhla. Patung ini berada di pinggir laut.






Dari patung naga kami melanjutkan perjalanan menuju sebuah taman yang cantik yang ada di Songkhla. Taman ini sangat bersih, kami diarahkan kesebuah kolam yang dipenuhi ikan yang besar-besar. kami disuruh membeli makanan ikan seharga 20bath. Ikan disini besar-besar kami sangat takjub sekali. Ikan-ikan ini tidak boleh dikonsumsi kata Uncle. Mayoritas di Thailand ini adalah beragama Buddha hampir di semua tempat terdapat tempat ibadah agama Buddha.








Setelah dari taman kami langsung menuju Sleeping Buddha . Patung raksasa yang sedang tidur, Nah ditempat ini ada banyak patung-patung Buddha. Tempat ini juga dijadikan tempat ibadah oleh umat Buddha. Luas area ini sangatlah luas dan sangat rapi tatanannya. kami berkeliling sambil berfoto-foto. Di tempat ini juga ada tukang poto Lho, jadi tukang tersebut memotret kami lalu dia cetak diletakkan di dalam bingkai foto. Jika anda ingin membelinya anda bisa ambil tapi jika anda tidak ingin membelinya juga tidakpapa. Harga foto tersebut 100 bath. Saya membeli 1.








Setelah kami puas di Sleeping Buddha, kami melanjutkan perjalanan menuju Samila Beach. Cuacanya kurang mendukung karena mendung dan kami menyempatkan berfoto di kantor konsultan Republik Indonesia.



Sesampainya di Samila Beach cuacanya hujan dan yang membuat saya kecewa adalah patung samilanya sudah tenggelam karena air pasang, kami telat untuk datang kesini. sedih sekali rasanya padahal saya sangat ingin berfoto di dekat patung samila.

Sambil menunggu hujan reda kami berteduh dan makan siang disebuah Gazebo di dekat pantai. Belum sempat hujan reda kami melanjutkan perjalanan pulang menuju penginapan. Sesampainya di penginapan kami beristirahat. Pada pukul 07.00 kami berjalan-jalan disekitar Lee Garden Plaza Hotel . Di depan Plaza tersebut ada sejumlah orang yang berjualan kalo di Indonesia kami sering menyebutnya Pasar Malam haha.. mereka menjual makanan, pakaian, buah-buahan, pernak-pernik dan oleh-oleh. Pada saat itu adalah malam imlek jadi suasana disana sangat ramai, kami juga melihat barongsai dan kami mendapat minuman dan makanan gratis. Disini kami berkeliling mencari oleh-oleh untuk kami bawa pulang. dan kami berburu makanan ada 1 makanan yang membuat saya tertarik katanya sih makanan khas Thailand yaitu buah mangga yang disertai dengan ketan rasanya enak banget.







Setelah puas kami langsung bergegas pulang menuju penginapan. Keesokan harinya adalah hari terakhir kami di Thailand. Pagi-pagi sekitar pukul 08.00 kami mengemasi barang-barang dan kami check out. kami di bawa oleh Uncle menuju suatu Universitas yaitu Prince of Songkla University , Universitas ini sangat luas dan sangat bersih. kami singgah untuk sarapan dan berfoto di tamannya.






Setelah dari Universitas kami menuju Chang Puak Camp. Di tempat ini kita bisa bekeliling menggunakan gajah sebagai kendaraannya. harganya 500 bath untuk menaiki dan berkeliling menggunakan gajah.





Setelah dari Chang Puak Camp kami melanjutkan perjalanan kami menuju Wat Hat Yai Nai. oh iya kami berkeliling hatyai menggunakan tuk tuk loh. tuk tuk ini adalah kendaraan untuk angkutan di Thailand kalo di Indonesia kami menyebutnya Angkot. Nah di Wat Hat Yai Nai ini terdapat sebuah patung buddha yang besar dan pemakaman umat Buddha . tempat dimana umat Buddha yang sudah meninggal dan abunya disimpan disini.






Setelah puas kami menuju kim young market lagi untuk membeli beberapa coklat untuk oleh-oleh. Nah disinilah kami berpamitan dan berterimakasih kepada uncle yang telah menemani dan memandu kami untuk keliling hatyai Thailand dan setelah itu kami bergegas menuju travel bus untuk menuju ke Malaysia . sekitar pukul 07.00 bus kami berangkat menuju Malaysia. Sekitar 1,5 jam kami sampai di keimigrasian Thailand untuk keluar dari Thailand passport kami diperiksa . Setelah itu 10 menit kemudian kami sampai di keimigrasian Malaysia untuk memasuki kembali Malaysia lagi-lagi passport kami diperiksa. Setelah diperiksa kami melanjutkan perjalanan kembali menuju Malaysia perjalanan ini memerlukan waktu 7 jam , kami bermalam dan tidur di bus. sampai di terminal Malaysia sekitar jam 05.00 . kami langsung menuju stasiun MRT yang kemudian kami menuju Pasar seni . di stasiun ini kami menuggu sangat lama karna pada waktu kami sampai di stasiun loketnya belum buka jadi kami menunggu hingga buka loketnya. setelah kami mendapatkan tiket kami naik kereta menuju pasar seni. Sesampainya di pasar seni kami menuju Raizzy Guest House . kami check in lalu kami beristirahat. Setelah cukup beristirahat kami berkeliling di China Town . dari China Town kami menuju stasiun kereta untuk menuju KLCC Kuala Lumpur kami mengunjungi Twins Tower. ada rasa bangga yang saya rasakan setelah berada di depan Twins Tower ini. kami berfoto-foto hingga malam. Nah, yang lebih uniknya lagi di depan Twins Tower ini pada saat jam 08.00 akan ada pertunjukan air mancur yang sangat menyedot perhatian orang banyak.








Setelah kami puas kami melanjutkan perjalanan menuju Bukit Bintang dengan menggunakan Bus. Di bukit bintang kami hanya singgah untuk duduk istirahat lalu kami melanjutkan perjalanan pulang menuju penginapan di pasar seni. Di kuala lumpur ini teknologinya sangat canggih dan lebih modern. Lalu keesokan harinya kami pulang menuju Bandara KLIA2 Kuala Lumpur.  Sekitar pukul 11.00 kami sampai di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Indonesia.




Perjalanan yang sangat menyenangkan... :D